Si Burung Merak dari Indonesia
Siapa bilang Indonesia tidak mempunyai sastrawan yang
hebat. Indonesia punya banyak sastrawan yang kemampuannya luar biasa, salah
satunya adalah W. S Rendra. Pria kelahiran Solo, 7 November tahun 1935 ini
mendapat julukan Si Burung Merak atas karya-karya nya. Ia menamatkan sekolah di
SMA St. Josef, Solo. Lalu melanjutkannya di Fakultas Sastra dan Kebudayaan UGM,
Yogyakarta. Setamat dari fakultas tersebut Rendra memperdalam ilmunya di
American Academy of Dramatical Art di New York, USA.
Sebagai seorang sastrawan, Rendra mempunyai banyak karya.
Ia menciptakan drama, puisi serta sajak. Drama yang telah ia buat diantaranya
adalah Orang-Orang di Tikungan Jalan, Sekda dan Mastodon dan Burung Kondor,
Oedipus Rex, Kasidah Barzanji dan Perang Troya Tidak Akan Meletus. Ia
menciptakan puisi berjudul Jangan Takut Ibu dan Balada Orang-Orang Tercinta
(Kumpulan). Tak lupa Rendra menciptakan sajak. Sajak yang ia ciptakan lebih
dari sepuluh sajak. Contoh sajak yang dari Rendra adalah Rick dari Corona,
Potret Pembangunan Dalam Puisi, Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta, Pesan
Copet Kepada Pacarnya, Perjuangan Suku Naga dan masih banyak lagi.
Sebagai sastrawan besar yang sudah sangat terkenal,
Rendra banyak mendapat penghargaan atas karya-karyanya. Yaitu, Hadiah Puisi
dari Badan Musyawarah, Kebudayaan Nasional pada tahun 1957 dan Anugerah Seni dari Departemen P & K
di tahun 1969. Ia juga mendapatkan Hadiah Seni dari Akademi Jakarta tahun 1975.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar