Johny Setiawan
Johny
Setiawan lahir pada 16 Agustus tahun
1974. Dia adalah seorang peneliti antariksa yang diberi nama HD 11977 b.
Setamat SMA pada tahun 1992-1993, Johny mengenyam pendidikan pra-universitas di
Studienkolleg Heidelberg, Jerman. Johny kemudian mempelajari fisika di
Albert-Ludwigs-Universitat, Feirburg, Jerman dan mengambil Master di
Kiepenheuer-Institute
for Solar
Physich, Feirburg. Disertasinya di Kiepenheuer-Institute for Solar Physich,
Feirburg, yang berjudul Radial Velocity Variation of G and K Giants. Sejak
tahun 2003 Johny bekerja sebagai peneliti di post-doctoral di Max Planck
Institute for Astronomi (MPIA), di Departement of Planet and Star-Formation.
Johny
Setiawan sudah banyak
menemukan planet baru dari 270 planet yang telah ditemukan oleh para peneliti dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Pada Juni 2005, kelompok astronom dari Eropa dan
Brazil bibawah pimpinan Johny menemukan planet pertama yang mengeliligi bintang baru TW Hydrae. MPIA
menemukan planet pertama TW Hydrae b yang mengelilingi bintang baru TW Hydrae,
dengan menggunakan teleskop F EROS sepanjang 2,2 meter di La Silla
Observatory, Chile. Penemuan ini dipublikasikan di Nature, vol. 451, 38 tahun
2008. Johny juga menemukan tata surya
tertua yang memiliki satu bintang dan dua planet yang mengelilinginya. Tata
surya tersebut dikatakan tertua karena berumur 12,8 miliar tahun, hanya 900
juta tahun lebih muda dari semesta yang tercipta lewat Big Bang pada 13,7
miliar tahun lalu. Bintang induk pada
tata surya tersebut diberi nama HIP 11952 sesuai penamaan objek dari katalog
Hipparcos. Sementara kedua planet yang mengorbit bintang tersebut diberi nama
HIP 11952 b dan HIP 11952 c. Contoh
penemuannya yang lain adalah HIP 13044 b, HD 47536 c, HD 110014 b, 110014 c, HD
11977 b, dan HD70573 b.
Johny Setiawan sudah mengharumkan nama
bangsa Indonesia lewat planet-planet yang ditemukannya. Semangat belajarnya
yang tinggi patut kita contoh. Walaupun Johny bisa saja berganti
kewarganegaraan menjadi Jerman, tetapi Johny masih tetap menjadi anggota dari
bangsa Indonesia karena memiliki rasa cinta tanah air dan kini mengabdi di
Kedutaan Besar Replubik Indonesia di Berlin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar