Minggu, 30 November 2014

Johny Setiawan

Johny Setiawan

Johny Setiawan lahir pada 16 Agustus tahun 1974. Dia adalah seorang peneliti antariksa yang diberi nama HD 11977 b. Setamat SMA pada tahun 1992-1993, Johny mengenyam pendidikan pra-universitas di Studienkolleg Heidelberg, Jerman. Johny kemudian mempelajari fisika di Albert-Ludwigs-Universitat, Feirburg, Jerman dan mengambil Master di Kiepenheuer-Institute for Solar Physich, Feirburg. Disertasinya di Kiepenheuer-Institute for Solar Physich, Feirburg, yang berjudul Radial Velocity Variation of G and K Giants. Sejak tahun 2003 Johny bekerja sebagai peneliti di post-doctoral di Max Planck Institute for Astronomi (MPIA), di Departement of Planet and Star-Formation.
Johny Setiawan sudah banyak menemukan planet baru dari 270 planet yang telah ditemukan oleh para peneliti dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Pada Juni 2005, kelompok astronom dari Eropa dan Brazil bibawah pimpinan Johny menemukan planet pertama yang mengeliligi bintang baru TW Hydrae. MPIA menemukan planet pertama TW Hydrae b yang mengelilingi bintang baru TW Hydrae, dengan menggunakan teleskop  F EROS sepanjang 2,2 meter di La Silla Observatory, Chile. Penemuan ini dipublikasikan di Nature, vol. 451, 38 tahun 2008.  Johny juga menemukan tata surya tertua yang memiliki satu bintang dan dua planet yang mengelilinginya. Tata surya tersebut dikatakan tertua karena berumur 12,8 miliar tahun, hanya 900 juta tahun lebih muda dari semesta yang tercipta lewat Big Bang pada 13,7 miliar tahun lalu. Bintang induk pada tata surya tersebut diberi nama HIP 11952 sesuai penamaan objek dari katalog Hipparcos. Sementara kedua planet yang mengorbit bintang tersebut diberi nama HIP 11952 b dan HIP 11952 c. Contoh penemuannya yang lain adalah HIP 13044 b, HD 47536 c, HD 110014 b, 110014 c, HD 11977 b, dan HD70573 b.
Johny Setiawan sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia lewat planet-planet yang ditemukannya. Semangat belajarnya yang tinggi patut kita contoh. Walaupun Johny bisa saja berganti kewarganegaraan menjadi Jerman, tetapi Johny masih tetap menjadi anggota dari bangsa Indonesia karena memiliki rasa cinta tanah air dan kini mengabdi di Kedutaan Besar Replubik Indonesia di Berlin.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar